"berprofesi sebagai pengamen bukanlah sebagai pilihan namun hanya sebagai alternatif pekerjaan,, tak ada yang ingin hidup susah dan dicap jelek oleh masyarakat. namun keadaan memaksa untuk begini." kata-kata itu terus terngiang ditelingaku, jujur ku akui pendapatku tentang pengamen memang jelek karena menurutku pengamen sangatlah menggangu hanya terdiri dari orang-orang malas,, namun semenjak aku mengenalnya, pemikiran itu perlahan-lahan hilang dari benakku
dia yang mampu merubah cara pandangku, dia tidaklah istimewa dia sangat sederhana namun dia hebat dalam kesederhanaannya, aku mengenalnya di angkot saat aku ingin pergi berbelanja ke salah satu MALL, saat itu dia mengamen di angkot yang ku tumpangi dan ada sedikit kesalah pahaman yang terjadi antara kami, namun itu adalah awal yang indah karena aku bisa mengenalnya, belajar makna hidup yang tak ku tau darinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar